Kamis, 08 September 2016

Belajar Bahasa Jepang bagi Pemula (kata tujuk benda)



KORE WA NAN DESU KA?
(Menyatakan ini apa)
Kali ini yang dibahas yaitu tentang kata tunjuk benda. Dalam bahasa indonesia hanya mengenal dua kata tunjuk saja yaitu ini dan itu, namun dalam bahasa jepang ada tiga kata tunjuk yaitu kore (ini), sore (itu) dan are (itu). Kok itu nya ada dua ya? 



Mari kita simak penjelasan berikut ini :
Pemakaian “kore”/”sore”/”are’’ disesuaikan dengan jarak benda dari pembicara dan pendengar:
1.       “kore” menunjukkan benda yang berada di dekat pembicara.
2.       “sore” menunjukkan benda yang berada di dekat lawan bicara
3.       “are” menunjukkan benda yang berada jauh dari pembicara maupun lawan bicara.
4.       Dan ada satu lagi yaitu “nan” kata tanya yang dipakai menanyakan nama benda.

Sekarang kita masuk ke pola kalimat agar kita bisa membuat suatu kalimat/ mempraktekkan apa yang kita pelajari.

Pola kalimat
Kore

Wa + kb (benda) desu
Sore
Are
Pola kaliamat dipakai untuk menyebutkan nama benda, maka kore/sore/are dipakai tanpa menyertai nama benda.

Contoh:
1)      Kore wa pen desu. (ini adalah pen).
2)      Sore wa kaban desu. (itu adalah tas).
3)      Are wa jisho desu. (itu sma” jauh pembicara maupun lawan bicara adalah kamus).

Pola kalimat kedua
Kore

Wa + kb (benda) desuka ?
Sore
Are
 Pola kalimat ini dipakai untuk menanyakan suatu benda.

Contoh
A:sore wa nan desuka? (itu apa)
B: kore wa hon desu. (ini buku)
A: are wa fudebako desuka? (apakah itu tempat pensil)
B: hai, soudesu (jika benar itu tempat pensil)
  
   Iie, chigaimasu atau pakai yang iie sou dewa arimasen (jika itu bukan tempat pensil ).
Dan ada juga kata tunjuk benda yang lainnya yaitu kono,sono, ano. Apakah perbedaannya, mari kita bahas.
Arti dari kono,sono,ano sama seperti kore,sore,are. Namun ada perbedaannya terletak pada penggunaannya. Mari masuk ke pola kalimat untuk lebih jelasnya.

POLA KALIMAT
kono

Nama benda+ wa + predikat + desu.
sono
ano

Pola kaliamat dipakai untuk menyebutkan nama benda dan biasanya sekaligus menyebutkan kepemilikan , maka  setelah kata kono/sono/ano harus disertai nama benda.

Contoh
Kono hon wa ria san no desu. (buku ini milik ria)
*partikel no memiliki dua fungsi yaitu untuk menyatakan kepemilikan dan menyambungkan 2 kata benda. Akan saya bahas lebih detail di lain waktu. Mari kita fokus di bab ini,
A:Sono hon wa anata desu ka? (apakah itu buku milik anda)
B: hai, watashi no desu (jika benar itu milik saya)
     Iie, watashi no sou dewa arimasen (jika itu bukan milik saya ).
Ini ada sedikit kosa kata yang dapat menambah kosa kata bahasa jepang anda.
·         Hon = buku
·         Nooto =  uku catatan
·         Jisho = kamus
·         Kyoukasho = buku pelajaran
·         Fudebako = tempat pencil
·         Monosashi = penggaris
·         Enpitsu = pensil
·         Pen = pen
·         Bourupen = bolpoin
·         Keshi gomu = karet penghapus (keshi= dtulis dgn hiragarana sedangkan gomu katakana)
·         Kaban = tas
·         Tokei = jam
·         Denki = lampu
·         Kakedokei = jam dinding
·         Kutsu = sepatu
·         Terebi= tv
·         Pensiru/enpitsu= pensil
·         Kuruma/jidousha= mobil
·         Eakon= ac
·         Tsukue = meja
·         Keitadenwa = hp
·         Udedokei = jam tangan
·         Isu = kursi

Sampai di sini dulu. Kita lanjutkan lain waktu. Semoga bermanfaat
ありがとうございます

5 komentar:

Unknown mengatakan...

nice goodd

Unknown mengatakan...

Terima kasih, 😊

Unknown mengatakan...

Good. 😊

Unknown mengatakan...

Terimakasih ☺

Unknown mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

Posting Komentar